KADO UNTUK PENULIS

 

Pintu kayu kamar warna coklat itu terbuka. Seorang cewek berseragam putih biru keluar. Dia berambut panjang dijepit  sebagian ke belakang. Cewek itu duduk di kursi meja makan.

“wika, kamu tahu hari ini hari apa?” pak irwan membuka percakapan di sela sela sarapan.

“ayah inget hari ini hari apa?” Tanya cewek bernama belakang nurviana itu.

“nanti siang tungguin ayah ya? Ayah mau kasih sesuatu buat kamu”. Baca lebih lanjut